Pada saat jenazah dimasukkan ke liang kubur, tangis dan jeritan histeris keluarga pun pecah. Keluarga terpukul dengan perempuan yang sejatinya hendak melepas masa lajang itu. Beberapa pelayat larut dalam kesedihan keluarga Liana.
"Liana.. kenapa kamu pergi sayang?" teriak seorang perempuan dari keluarga Liana sambil menangis di lokasi pemakaman, Minggu (14/3/2010) pukul 13.30 WIB.
Neli, nenek Liana, mengaku mempunyai firasat jika cucu kesayangannya tersebut akan meninggalkannya. "Terakhir ketemu, saya merasa ada sesuatu yang aneh sama dia, tapi saya tidak tahu apa. Eh teryata Liana mau pergi," ujar Neli sembari terisak, usai prosesi pemakaman. (her/nrl)











































