"Warga banyak yang keluar rumah, takutnya ada tsunami. Kan di sini paling dekat dengan laut," ujar salah seorang karyawan pabrik pengolahan kelapa di Nias Utara, Lanjar Setyawan, kepada detikcom, Sabtu (13/3/2010).
Lanjar sendiri mengaku tengah berada di pabrik tempatnya bekerja ketika gempa terjadi pukul 21.59 WIB. Ia mengatakan guncangan gempa terasa kurang lebih selama 20 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lanjar, benda-benda di pabriknya sampai berjatuhan ke lantai. Lampu-lampu gantung pun ikut bergoyang akibat guncangan gempa tersebut.
"Saya di sini tadi 7 orang. Mereka pada lari nengok keluarga masing-masing. Ini gempa yang terbesar selama saya berada di Nias," cetus Lanjar yang berasal dari Jawa Tengah ini.
Saat ini, dikatakan dia, Nias dalam keadaan gelap gulita. Namun, padamnya listrik itu telah terjadi sebelum adanya gempa.
(irw/irw)










































