Anies: SBY Harus Yakinkan Obama Agar Jadi Public Relation Indonesia

Anies: SBY Harus Yakinkan Obama Agar Jadi Public Relation Indonesia

- detikNews
Sabtu, 13 Mar 2010 18:02 WIB
Jakarta - Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia sebaiknya dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus mampu meyakinkan Obama agar mau menjadi pemberi informasi tentang demokrasi dan pluralisme Indonesia di mata dunia.

"Indonesia perlu maju, karena itu kedatangan Obama adalah momentum untuk dijadikan stepping stone agar Indonesia bisa lebih diakui dan dipercaya oleh dunia internasional sebagai negara demokrasi, negara yang menjunjung pluralisme dan Obama yang jadi PR (Public Relation)-nya, biar Obama yang bicara pada dunia," kata Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan.

Hal tersebut ia sampaikan usai menjadi pembicara dalam acara saresehan Ikatan Sarjana NU dengan tema 'Implementasi Pikiran-pikiran Gus Dur terhadap Jami'ah NU' yang menghadirkan para kandidat Ketua Umum PBNU, di Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2010).

Hadir dalam acara ini sebagai pembicara yakni, Salahudin Wahid, Prof Ali Masykan Musa, Masdar F Mas'udi, Arifin Panigoro dan Yenny Wahid.

Menurut Anies, jika pihak yang berbicara tentang Indonesia adalah Obama, maka gemanya akan lebih terasa. Lain halnya, jika disampaikan oleh orang yang berasal dari luar Indonesia.

"Kalau kita yang ngomong biasa, kalau yang bicara Obama mempromosikan Indonesia, kita akan diingat terus bahkan sampai 50 tahun mendatang. Sebagaimana keberhasilan Soekarno meyakinkan John F kennedy yang dampaknya sampai sekarang masih terasa," jelasnya.

Anies berharap, Presiden SBY bisa memerankan fungsi sebagaimana Soekarno meyakinkan John F Kennedy. Jika hal itu berhasil, maka target pertemuan Obama dan SBY akan tercapai dan memiliki dampak yang bermanfaat bagi rakyat.

"Kta berharap fungsi itu yang bisa dimainkan, karena kalau itu tercapai, ini luar biasa nanti lompatannya. Kalau soal kerjasama ekonomi, militer, tidak perlu Obama sendiri yang datang. Cukup menteri atau dirjen, ini harus jadi momentum," tutup Anies.

(mad/gah)


Berita Terkait