"Nafsu membunuh Polri jangan ditunjukkan. Teroris harus ditangkap hidup-hidup," ujar mantan teroris Umar Abduh dalam diskusi "Polemik: Masih Ada Teroris" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3/2010).
Umar mengatakan, Polri sebenarnya memiliki alat canggih yang mampu mendeteksi posisi dan jumlah personil teroris di suatu tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polri ini tidak serius," tambahnya.
Menurut Umar, teroris tidak mengenal istilah kalah atau menyerah, karena sifatnya ideologis.
"Kalau ada yang meninggal mereka bangga dan siap menggantikan. Itu sudah ideologi," jelasnya.
Oleh karena itu, untuk target selanjutnya seperti Umar Patek, Umar berharap, Polri harus bisa menangkapnya hidup-hidup.
"Umar Patek harus ditangkap hidup-hidup. Kalau tidak, turun jadi polisi," tutupnya.
(nvc/gah)











































