Kejadian tersebut berawal dari pengusiran sejumlah wartawan yang telah berada di gedung Nusantara IV oleh panitia acara.Β Tidak jelas alasan pengusiran wartawan ini. Meski wartawan telah menerangkan kalau kehadiran mereka atas undangan dari Sekretariat Jenderal DPD.
"Kami hanya menjalankan perintah," ujar salah satu petugas yang mengusir wartawan, Sigit Kamseno, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
Selain tidak dapat menjelaskan alasan pengusiran, pihak panitia juga melakukan tindakan diskriminasi. Media televisi diperkenankan meliput namun tidak untuk media yang lain.
"TV memang sudah diperbolehkan," kata Sigit.
"Kalau bapak keberaan silahkan tanya ke Pak Jun bagian informai," ucap Sigit.
Wartawan yang diusir memilih kembali ke ruangan wartawan.
(ddt/Rez)











































