"Saya rasa besok evakuasi apalagi sudah malam listrik padam," ujar Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Heru SY kepada wartawan di Jl Kamal Raya, Jakarta Barat, Jumat (12/3/2010).
Menurut Kasudin Damkar dan PB Jakarta Barat Sudjadi, petugas sampai saat masih terus melakukan proses pendinginan. Banyaknya bahan kimia dan rerentuhan tembok pabrik membuat central api sulit dipadamkan.
"Dibawah masih panas sekali karena lem, karet sulit dipadamkan," katanya.
Sudjadi juga berupaya melakukan kordinasi dengan pihak perusahaan agar diusahan mobil beko untuk mengurai reruntuhan. "Setelah itu baru kita bisa melakukan evakuasi," imbuhnya.
Sampai saat ini Sudjadi juga belum dapat memastikan berapa jumlah korban yang masih tertimbun. "Masih sulit melakukan pencarian korban karena sisa-sisa kebakaran menggunung rawan amburk," tambahnya.
Hal senada juga dikatakan Iptu Heru SY, dirinya belum berani memastikan berapa jumlah korban tewas. Untuk saat ini menurutnya baru ada 4 keluarga yang melaporkan anggota keluarga belum kembali pasca kebakaran.
"Belum dapat dipastikan, baru ada 4 keluarga yang sudah ada laporan. Tapi ga tau kalau ada laporan lagi," tandasnya.
(did/Rez)











































