Perawat bernama Saori Hamuro itu juga diduga sebagai tersangka dalam lima kasus serupa lainnya. Demikian disampaikan seorang juru bicara kepolisian Jepang.
"Dia diduga telah mematahkan tulang-tulang iga seorang pasien berumur 85 tahun... dengan menekan dada pasien dengan kedua tangannya," kata juru bicara tersebut seperti dilansir AFP, Jumat (12/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamuro juga diduga melakukan perbuatan yang sama pada lima pasien lainnya di rumah sakit tempatnya bekerja di Kota Sayo, Jepang barat. Para pasien tersebut berumur antara 75 tahun dan 99 tahun.Β
"Saya melakukan itu karena saya frustrasi akan hubungan saya dengan kolega-kolega saya," kata Hamuro kepada kepolisian setempat seperti dikutip harian Sankei Shimbun.
Keenam pasien tersebut saat ini telah meninggal. Namun menurut kepolisian, tulang-tulang mereka yang patah tidak ada kaitan langsung dengan kematian mereka.
(ita/iy)











































