"Dia menampung Dulmatin juga," terang sumber di kepolisian yang enggan disebutkan namanya di Jakarta, Jumat (12/3/2010).
Sebelumnya, polisi hendak mencokok Fauzi, karena ditemukan bukti adanya kontak intensif yang diperoleh antara Dulmatin dengan Fauzi. Hubungan keduanya pun sangat dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekan Fauzi di Puskesmas Karang Tengah, Pondok Labu memberi kesaksian terakhir berkomunikasi dengan buron teroris itu pada Selasa (9/3/2010) sore setelah rumahnya digerebek polisi. Polisi mengamankan istri dan 3 anak Fauzi.
Rekan Fauzi tidak menyangka pria yang ramah, disiplin kerja dan rajin salat itu terlibat dalam jaringan terorisme.
(ndr/iy)











































