Akun ini muncul sejak 17 Februari 2010, atau sehari setelah berita penipuan yang menyeret namanya marak di media. Status wall-nya penuh dengan ucapan penyesalan. Namun orang-orang yang kenal langsung dengan Selly justru meragukan keasliannya.
"Saya jadi friend 'Selly Wati', tapi dia tidak pernah menjawab pertanyaan sederhana yang hanya Selly asli yang tahu," kata H, teman Selly yang juga dekat dengan keluarganya, dalam obrolan dengan detikcom, Jumat (12/3/2010).
'Selly' pun tidak pernah menggubris puluhan pertanyaan di wall-nya yang menanyakan apakah ini benar perempuan yang kini jadi buron polisi itu. 'Selly' tetap asyik mencari simpati tanpa menjawab pertanyaan mereka.
"Jelas-jelas tanggal lahirnya bukan itu," tulis seorang facebooker, Noprianti yang sepertinya kenal dekat dengan Selly asli.
Para korban pun meragukan keaslian 'Selly Wati'. Menurut mereka, perempuan yang mengaku wartawan kriminal Kompas ini, selalu memakai nama samaran di facebook yaitu 'Aksel Namaku' atau 'Panggil Aku Eyy'. Akunnya pun disembunyikan sehingga tidak muncul di database facebook kecuali sudah menjadi teman.
"Nggak mungkin tiba-tiba dia membuka diri. Saya tanya, nama julukan saya apa, dia nggak jawab tuh. Selly yang asli pasti tahu jawabannya," kata A saat dihubungi detikcom.
A mengatakan dia dan para korban lain berusaha menelepon Selly untuk meminta bertangung jawab. Namun semua nomor itu tidak aktif. Oleh karena itu, mereka tidak percaya kalau Selly mencoba berkomunikasi lagi lewat facebook.
"Percuma saja ada akun 'Selly' terus dia cari simpati orang. Padahal dia nggak pernah jawab telepon para korbannya. Tetap ada kebohongan di situ," kata A.
Hal ini pun dibenarkan pula oleh H. "Saya jadi friend juga di akunnya yang asli itu. Tapi akunnya nggak aktif lagi, Yahoo! Messenger-nya juga," pungkas H.
(fay/iy)











































