"Di sana, Dulmatin sedang berkomunikasi via email dengan teman-temannya di antara sesama rekan-rekan mereka. Karena merasa lebih aman via internet," kata sumber seorang perwira di kepolisian, Jumat (12/3/2010).
Menurut dia, komputer yang dipakai otak Bom Bali I ini sudah disita.
"Komputernya sudah dibawa ke Mabes Polri. Sedang dibongkar akun emailnya," ujar dia.
Dulmatin tewas ditembak Densus 88 di Ruko Multiplus, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Selasa 9 Maret 2010. Bapak 6 anak ini tewas dengan 6 tembakan. Dulmatin dimakamkan di Pemalang, Jawa Tengah.
(aan/iy)











































