Ojek & Bajaj Kembali Mangkal di Stasiun Gambir

Ojek & Bajaj Kembali Mangkal di Stasiun Gambir

- detikNews
Jumat, 12 Mar 2010 12:22 WIB
Jakarta - Tukang ojek dan bajaj menolak larangan mangkal di Stasiun Gambir. Jika hanya mangkal di luar stasiun, pendapatan mereka tidak mencukupi untuk biaya hidup.

"Dari zaman Stasiun Gambir masih di bawah, kita sudah di sini. Masa kita mau diusir?" ujar salah seorang pengemudi bajaj, Drajat, kepada detikcom di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2010).

Para tukang ojek dan bajaj ini memang sudah lama tidak diperbolehkan untuk masuk Stasiun Gambir. Sejak larangan itu, mereka mengeluhkan jika pendapatan mereka merosot drastis.

"Sudah 13 bulan kami dilarang. Sekarang kami masuk lagi. Kalau terus dilarang, anak istri mau makan apa?" keluh Drajat.

Drajat beserta tukang ojek lainnya, nampak mangkal di dekat pintu keluar Stasiun Gambir. Begitu pula para pengemudi bajaj. Mereka pun telah kembali masuk di dalam stasiun. Mereka berkeras menolak jika bajaj dan ojek dilarang masuk. Di tempat mangkal yang baru, ada 60 ojek, dan 40 bajaj.

Taksi Non Blue Bird Protes

Selain tukang ojek dan bajaj, taksi non-Blue Bird kini nampak sudah masuk dalam kawasan stasiun. Sebelumnya, pengelola stasiun melarang mereka untuk masuk.

"Kenapa kita dilarang? Blue Bird mau monopoli taksi di stasiun. Kita tadi sepakat pokoknya kita harus masuk," ujar Slamet, pengemudi taksi Taksiku.

Slamet menuturkan jika taksi-taksi lain ketika masuk Stasiun Gambir dipungut biaya Rp 2.000, ketika keluar bawa penumpang dimintai Rp 5 ribu.

"Kita terobos saja, peraturan kalau dilarang, toh kita sudah bayar," ucapnya.

Para sopir taksi ini pun mengancam akan menggelar unjuk rasa lagi jika mereka kembali tidak diperbolehkan beroperasi.

Pada Senin (8/3/2010) lalu, para sopir taksi non-Blue Bird, ojek dan bajaj secara bersama-sama menggelar aksi demo. Mereka memblokir pintu masuk stasiun selama hampir 30 menit. Pada Rabu (10/3), mereka demo lagi dan melakukan pengrusakan fasilitas umum di Gambir sehingga manajemen Stasiun Gambir pun mengadukan ke polisi. (gun/iy)


Berita Terkait