"Ini isu pinggiran saja, bisa jadi, bisa tidak (pemboikotan). Kalaupun ada yang memboikot menurut saya tidak signfikan dampaknya," papar Ketua DPP PKS Mahfudz Siddik.
Hal ini disampaikan Mahfud dalam dialog interaktif DPD RI bertajuk "Hubungan Pemerintah dengan Parlemen Pasca Hak Angket Century," di Gedung DPDRI, Senayan, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfud kemudian membuka bobrok penyusunan RAPBNP selama ini. Menurut Mahfudz, seharusnya pemerintah membuat APBN yang presisi sehingga tidak perlu diubah.
"Skema APBNP itu skema akal-akalan saja. Ada pihak-pihak yang ikut pembahasan APBN yang tidak kebagian kantong, oke kita setuju nanti kita hidupkan lagi di APBNP," papar Mahfudz.
"Ada Bappenas yang isinya teknokrat, masa anggaran satu tahun tidak bisa secara presisi dan selalu diprediksikan tengah tahun di APBNP," keluh Mahfudz.
(van/yid)










































