Abu Haikal memiliki nama Bakti Rasna. Masyarakat di perumahan ini juga mengenal baik nama Bakti Rasna. Penduduk setempat membenarkan bahwa Bakti memang tinggal di kompleks ini, meski beberapa hari terakhir tidak pernah terlihat.
Ketika wartawan mendatangi rumah ini pada Kamis siang, istri Bakti juga tak mau diwawancara. Bahkan, dia pergi ketika melihat wartawan. Hanya saja, salah satu pihak keluarga membenarkan bahwa rumah yang cukup bagus itu memang rumah Bakti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Abu Haikal disebut Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (10/3/2010) kemarin. Abu Haikal disebut sebagai pengawal Dulmatin. Dia ditangkap polisi saat berada di Pamulang.
Belum diketahui secara persis bagaimana Bakti bisa menjadi pengawal Dulmatin. Aparat kepolisian masih belum mau membicarakan keterlibatan Bakti secara lebih jelas.
Sementara itu, pengawal Dulmatin lainnya, Hasan Nour, diketahui beralamat di Jl Taruna Juwita No 40 RT 04 RW 05 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Namun, setelah detikcom menelusuri, alamat ini fiktif. Tak ada alamat tersebut. Hasan Nour tewas ditembak Densus 88 saat meninggalkan rumah Fauzi Syarif di gang Asem, Pamulang.
(asy/mok)











































