Pengajian Warga Tak Pernah Undang Ustadz dari Luar

Dulmaltin Ber-KTP Ciracas

Pengajian Warga Tak Pernah Undang Ustadz dari Luar

- detikNews
Kamis, 11 Mar 2010 15:28 WIB
Pengajian Warga Tak Pernah Undang Ustadz dari Luar
Jakarta - Ketua RT 001/04, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Imang Rahman, meyakini KTP tersangka teroris Dulmaltin alias Yahya Ibrahim yang beralamatkan di wilayahnya adalah palsu. Warga, katanya, juga tidak pernah mengundang ustadz dari luar untuk berceramah dalam pengajian di wilayahnya.

"Kita pakai ustadz dari kita aja," kata Imang saat dijumpai detikcom di kediamannya, Jalan Masjid Fathul Ghofur Nomor 33Β  RT 001/04 Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/3/2010).

Seperti diberitakan, dalam pelariannya, Dulmatin mengantongi KTP Pemprov DKI Jakarta atas nama Yahya Ibrahim. Dalam KTP dengan masa berlaku 2007-2012 itu tertulis alamat Yahya yang tinggal di Jalan Masjid Fathul Ghofur RT 001/04 Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imang melanjutkan, pengajian di wilayahnya diadakan seminggu sekali di Mushola Al-Muslimin. Tak ada pengajian yang khusus dan patut dicurigakan di wilayahnya tersebut. "Pengajian itu juga cuma diikuti oleh ibu-ibu," kata dia.

Menurut Imang, warga di wilayahnya sangatlah peka terhadap segala informasi yang menyangkut terorisme, sehingga ia yakin keberadaan pengajian yang mencurigakan bisa dapat segera diketahui warga.

"Warga di sini sensitif terkait hal-hal itu," kata pria yang pernah diganjar Ketua RT terbaik kedua tingkat Kecamatan dalam hal administrasi kependudukan ini.

Ia menambahkan, meski mayoritas warganya menganut muslim, namun tidak pernah ada perseteruan yang berlatarbelakang masalah perbedaan agama di wilayahnya tersebut.

Untuk mereka yang mengontrak, kata Imang, bahkan juga tetap diikutsertakan dalam pengajian, arisan RT dan kegiatan-kegiatan RT lainnya.

(lrn/yid)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads