"Ketika mereka masuk, kita akan jamin ketiganya tidak dihina atau disangkutpautkan dengan teroris," ujar Muhrowi di kantornya, Jl Surya Kencana, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (11/3/2010).
Menurut Muhrowi, pihak sekolah akan mengkondisikan teman-teman tiga anak Fauzi agar tidak menyinggung keterkaitan ayah mereka dengan gembong teroris Dulmatin.
"Insya Allah kita akan kondisikan agar teman-teman yang lain tidak menyinggung kejadian yang lalu. Kasihan juga mereka tidak tahu apa-apa," jamin Muhrowi.
Selain menjamin anak-anak Fauzi tidak dihina teman-temannya, lanjut Muhrowi, pihak sekolah juga akan memberikan ujian susulan bagi tiga anak Fauzi tersebut. "Nanti kita akan berikan ujian susulan," imbuh dia. Ketiga anak Fauzi, mantri kesehatan yang rumahnya di Pamulang diduga safe house kelompok Dulmatin, bernama Muhammad Hanif, kelas V dan Rabila dan Malida yang merupakan anak kembar, kelas II.
Pada hari Senin, ketiganya masih mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).
Tiga anak Fauzi diamankan polisi dalam penggerebekan teroris oleh Densus 88 di Pamulang, Selasa. Sedangkan keberadaan Fauzi hingga kini masih misterius.
(nik/nrl)











































