"Semalam ada laki-laki datang pakai mobil Innova warna merah sekitar pukul 19.30 WIB. Pria itu masuk ke dalam rumah dan tak lama kemudian pergi bersama Bu Istiada dan anak-anaknya," kata Supardan, tetangga Istiada.
Supardan mengaku tidak tahu ke mana tujuan Istiada dan anak-anaknya pergi. Sebab saat itu, dirinya sama sekali tidak berbincang-bincang dengan Istiada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Kholil Ahmad, kuasa hukum Istiada, mengatakan hingga saat iniย pihak keluarga belum mendapatkan kepastian kapan jenazah Dulmatin boleh diambil dan dapat dikebumikan. Menurutnya, polisi baru akan melayangkan surat kepada keluarga hari ini.
Kholil mengatakan Istiada sempat tidak percaya ketika mendengar kabar bahwa suaminya telah tewas dalam penggerebekan di Pamulang. Namun setelah mendengar keterangan resmi dari Kapolri dan Presiden SBY juga berpidato di Australia, akhirnya keluarga percaya.
"Keluarga ingin melihat secara jelas dan nyata jenazah almarhum. Kapannya belum tahu, katanya secepatnya. Kalau bisa yang tercepat, itu yang terbaik," imbuhnya.
Istiada sendiri saat ini dalam kondisi baik dan masih berada di Sukoharjo, Jawa Tengah. Mengenai apakah Istiada yakin itu jenazah sang suami, Istiada menyerahkan sepenuhnya kepada keluarga yang dapat melihat langsung jenazah Dulmatin.
(mbr/djo)











































