Sebanyak 65 anggota House of Representatives, kebanyakan dari Partai Demokrat, mendukung resolusi penarikan pasukan yang ditulis oleh Representative Dennis Kucinich tersebut. Sedangkan 356 anggota menolak resolusi tersebut.
"Jika Kongres ini tidak bertindak untuk mengambil tanggung jawab konstitusionalnya, kita akan terus berada di Afghanistan untuk waktu yang sangat, sangat lama dengan biaya tinggi untuk pasukan kita dan prioritas nasional kita," cetus Kucinich seperti dilansir Reuters, Kamis (11/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun mereka yang menolak resolusi penarikan pasukan itu punya alasan kuat. Dikatakan bahwa AS tak bisa mundur dari Afghanistan sebelum pemerintahan di sana mampu menjamin keamanan karena Taliban bisa kembali memberikan tempat perlindungan bagi jaringan teroris Al Qaeda.
"Saya sangat sadar bahwa meskipun kita tetap berada di Afghanistan -- dan saya ingin menekankan ini -- tak ada jaminan bahwa kita akan menang dalam perang kita melawan Al Qaeda. Tapi jika kita tidak mencoba, kita dijamin akan gagal," tegas Representative Howard Berman, ketua Komite Urusan Luar Negeri dari Partai Demokrat.
Kongres AS telah mengeluarkan resolusi yang mensahkan perang di Afghanistan pada tahun 2001 setelah serangan teroris 11 September di AS oleh Al Qaeda. Namun ditegaskan Kucinich, resolusi tahun 2001 itu tidak dimaksudkan untuk mendukung perang yang tiada berkesudahan dengan biaya yang terus meningkat.
(ita/iy)










































