"Apa yang kita lakukan merupakan antisipasi terhadap kemungkinan terorisme yang mengganggu keamanan di Indonesia," kata BHD di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2010).
BHD menambahkan, latihan itu merupakan wujud keseriusan negara terhadap aksi-aksi teroris. "Kita tidak akan pernah biarkan aksi terorisme mengancam kehidupan, karenanya kita berupaya untuk melakukan upaya-upaya dan bertindak cepat untuk menanggulangi aksi terorisme," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkat acara ini, penanggulangan aksi teror dilakukan guna mendukung agar masyarakat tidak menjadi korban," ujarnya.
Peserta dari unsur TNI terdiri dari tim Bravo Paskas (pasukan khas),
Satgultor 81 Kopasus, Denjaka TNI AL, Taifib Marinir, dan Kopaska Armabar. Sementara dari Polri diturunkan Densus 88, Korps Brimob, Puslabfor, dan Intelijen.
Acara ini turut dihadiri sejumlah petinggi Polri dan TNI. Hadir pula Menkominfo Tifatul Sembiring.
(amd/iy)











































