"Kalau ada kesempatan, Obama tidak akan dilewatkan. Tapi aksi yang dilakukan tidak terkait momentum, latihan di Aceh seperti itu hukumnya wajib bagi anggota kelompok," ujar sumber detikcom di kepolisian yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Latihan yang dilakukan di Aceh itu merupakan kerja dari jaringan Aceh, dalam hal ini Front Mujahidin Aceh dan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) ring Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi kelompok itu, sosok Obama adalah wakil dari Amerika Serikat yang merupakan musuh Islam secara global. "Perang atas Amerika itu bagian dari perang global," bebernya.
Dulmatin dimintai bantuan untuk melatih para pelaku teror di Aceh mengingat selama ini dia tinggal di Mindanao dan memiliki pengalaman perang kota, yang umumnya dipegang para kelompok di Mindanao.
"Kalau kelompok Mindanao dikenal ahli perang kota, Thailand Selatan ahli perang gerilya, dan Indonesia dikenal dengan kemampuan manajerial. Kemampuan perang di Filipina itu akan digunakan untuk membantu membangun basis di kota-kota," tutupnya.
(ndr/nrl)











































