Rencana pembangunan pemukiman Yahudi itu diumumkan saat Biden berkunjung ke Israel. Biden mengecam keras rencana pembangunan tersebut.
"Ini seharusnya tidak terjadi saat kunjungan oleh wapres AS," kata Menteri Kesejahteraan Israel Isaac Herzog di Army Radio seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (10/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat-pejabat Palestina sebelumnya telah menyatakan, rencana pembangunan pemukiman Yahudi itu bisa menghilangkan kesempatan untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai Palestina-Israel. Pejabat Israel dan Palestina tadinya telah setuju untuk memulai kembali pembicaraan damai tersebut pekan ini melalui mediasi AS.
Setelah rencana pembangunan pemukiman itu diumumkan, Biden membuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya Sara menunggu selama 90 menit di acara makan malam yang diadakan mereka untuk Biden dan istrinya Jill.
Pada November lalu Netanyahu telah memerintahkan penghentian selama 10 bulan untuk pembangunan pemukiman baru di Tepi Barat. Palestina sebelumnya telah menyerukan total pembekuan pemukiman sebagai syarat dilanjutkannya kembali perundingan damai yang terhenti sejak Desember 2008.
(ita/nrl)











































