Pidato pertama SBY disampaikan di hadapan ratusan undangan makan siang yang mayoritas adalah para anggota parlemen, Rabu (10/3/2010). Dalam pidato yang berlangsung cair tersebut, SBY menggunakan bahasa Indonesia dan Dino Patti Djalal sebagai penerjemah. Demikian dilaporkan reporter detikcom Anwar Khumaini.
Nah, dalam kesempatan inilah di akhir pidato SBY mengumumkan Dulmatin telah dilumpuhkan. Ratusan hadirin pun melakukan standing applause. Hadirin sedari awal sering tertawa dan bertepuk tangan. Hal ini karena pidato SBY yang cukup menghibur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pidato keduanya ini, SBY juga mengumumkan bahwa Indonesia dalam waktu yang tidak terlalu lama telah melumpuhkan dua gembong teroris yakni Noordin M Top dan M Azahari. "Dan kemarin, polisi Indonesia berhasil menangkap teroris yang paling dicari di Asia Tenggara, Dulmatin," papar SBY.
Dalam pidatonya yang kedua ini, SBY juga mendapatkan banyak tepuk tangan. Bahkan di akhir pidatonya, dia juga mendapatkan standing applause dari hadirin. Namun tidak semeriah saat pidato pertamanya.
Usai berpidato yang kedua, SBY dan rombongan langsung terbang ke Sydney. Di Sydney, SBY akan menggelar serangkaian acara di antaranya bertemu dengan warga Indonesia dan melakukan pertemuan bisnis dengan pengusaha Australia.
(anw/nrl)










































