"Keluarga menyatakan meminta maaf," ujar kakak Dulmatin, Azzam Baabud, dalam wawancara dengan TVOne, Rabu (10/3/2010).
Azzam mengakui jika mungkin saja ada perubahan mendasar pada adiknya selama ia tidak pernah pertemu lagi. "Sudah sekitar 12 tahun sudah tidak ada kontak lagi dengan keluarga," ucap Azzam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jenazah nomor 001 itu 100 persen dengan tingkat kemungkinan kekeliruan 1:100.000 triliun ini adalah betul bahwa benar-benar Dulmatin alias Yahya alias Mansyur alias Joko Pitono," kata BHD.
(gun/nrl)










































