JK tiba di sekretariat HMI Makassar Metro, Jl Bontolempangan, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sekitar pukul 13.30 Wita, Rabu (10/3/2010). JK yang datang bersama rombongan PMI Pusat menyempatkan diri untuk memeriksa beberapa ruangan di sekretariat HMI yang dirusak polisi dan warga.
Selaku senior HMI, JK mengaku prihatin dengan pengrusakan sekretariat HMI. Baginya, gedung tersebut mempunyai banyak nilai sejarah dalam mengisi kemerdekaan bangsa ini. JK juga merasa miris menyaksikan podium HMI yang porak-poranda. Apalagi ketika JK menyaksikan kondisi musalah Lafran Pane yang kotor dan seperti tidak terurus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK berharap setelah gedung Wisma HMI direnovasi, aktivitas anggota-anggota HMI akan semakin terasa nuansa akademiknya. JK juga berharap ada perpustakaan dan ruang diskusi yang baik bagi para anggota HMI.Â
Dalam kesempatan itu JK juga mengkritik aksi anarkis yang dilakukan mahasiswa. Menurut mantan ketua umum Partai Golkar ini, siapa pun, termasuk mahasiswa, tidak boleh melakukan pengrusakan sarana umum.
"Soal perbaikan (sarana umum yang dirusak mahasiswa) itu urusan pemerintah yang atur," ungkap JK.
(mna/djo)











































