Hal ini dijelaskan oleh Kepala Pusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol dr Musaddeq Ishaq di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (10/3/2010). Tim Polri membandingkan ciri-ciri fisik dari 3 jenazah teroris dengan ciri-ciri fisik Dulmatin.
Ada kesamaan ciri fisik yaitu tahi lalat di bawah bibir sebelah kanan. "Kami dapatkan ada hal identik tahi lalat. Kemudian alis cocok dan dagu cocok," kata Musaddeq.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Dokkes juga mengambil sidik jari namun tidak ada sidik jari pembanding. Polri pun mengandalkan tes DNA lewat Hj Asmiyati (60) dan Ali Usman (12). Keduanya diketahui merupakan ibu dan anak Dulmatin.
"Jenazah nomor 001 match 100 persen dengan profil DNA di data kami," ujarnya.
Setelah Musaddeq menyelesaikan penjelasannya, Kapolri mengumumkan bahwa jenazah 001 adalah Dulmatin. (fay/nrl)











































