Anak Bungsu Dulmatin Lahir di Filipina

Anak Bungsu Dulmatin Lahir di Filipina

- detikNews
Rabu, 10 Mar 2010 13:17 WIB
Anak Bungsu Dulmatin Lahir di Filipina
Solo - Dari Perkawinannya dengan Istiada, Dulmatin memiliki enam orang anak. Anak kelima lahir di Sukoharjo saat mereka mengontrak rumah di perkampungan tak jauh dari Ngruki menjelang peristiwa Bom Bali I. Sedangkan anak keenamnya lahir di Mindanao, Filipina.

Hal tersebut diketahui dari data yang diberikan Istiada, istri Dulmatin, saat mengurus kepindahannya dari Pemalang ke Dusun Tulakan RT 03 RW 06, Desa Godog, Polokarto, Sukoharjo, Jateng. Dalam data tersebut di jelaskan bahwa keenam anaknya akan ikut pindah bersamanya.

Keenam anak tersebut adalah Adibah Sholikah (perempuan), lahir di Pemalang pada 21 Nopember 1996, tidak tamat SD. Anak kedua adalah Ikrimah Sholih (laki-laki), lahir di Pemalang 6 Januari 1998, tidak tamat SD. Anak ketiga Usamah Muhamad (laki-laki), lahir di Pemalang 4 Februari 1999, tidak tamat SD. Anak keempat adalah Haidar Khotob (laki-laki), lahir di Pemalang, 17 Oktober 2000, tidak sekolah.

Sedangkan anak kelima adalah Khodijah (perempuan), lahir di Sukoharjo, 7 September 2002. Khodijah inilah yang lahir di Desa Mantung, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo. Rumah tersebut digrebek polisi setelah Bom Bali I, namun Dulmatin sekeluarga telah meninggalkan rumah itu beberapa saat sebelumnya. Di Mantung, Dulmatin lebih dikenal sebagai Noval.

Sedangkan anak bungsu atau keenam adalah Nusaibah (perempuan), yang lahir di Mindanao 10 Oktober 2003. Saat itu Dulmatin sekeluarga memang tinggal di tempat tersebut untuk menghindari pengejaran polisi Indonesia. Istiada dan anak-anaknya tertangkap polisi Philipina pada Oktober 2006 dan selanjutnya dideportasi ke Indonesia.
(mbr/djo)


Berita Terkait