Namun marbot (penjaga) mushola samping rumah Fauzi, 3 km dari masjid Abu Jibril, menyatakan Fauzi terlihat salat subuh berjamaah di musholanya pagi itu.
"Selasa subuh, Pak Fauzi masih salat berjamaah di mushola," kata marbot Mushola At Taqwa, Nurmathias, saat ditemui di Gang Asem, Pamulang, Rabu (10/3/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum penggerebekan, Nurmathias mengaku melihat beberapa orang berpakaian preman yang memantau rumah Fauzi. Sekitar pukul 12.00 WIB, polisi berpakaian Densus 88 langsung masuk dan merangsek ke rumah Fauzi. Saat itu, anak dan istri Fauzi sudah dievakuasi keluar.
"Anaknya saya lihat juga menangis, mungkin karena ketakutan," jelasnya.
Fauzi dikenal aktif beribadah. Biasanya jika sudah pulang kerja, Fauzi salat berjamaah di Mushola At Taqwa pada waktu maghrib dan isya. Beberapa kali, Fauzi tampak bersama dengan puluhan temannya yang mengenakan baju gamis dan celana mengatung untuk salat subuh bersama.
"Biasanya setelah ada pengajian di rumah Pak Fauzi pas malam harinya, subuhnya salat di mushola," katanya.
Nurmathias pernah sempat curiga melihat tampilan teman-teman Fauzi. "Dalam hati saya juga curiga melihat penampilan orang-orang itu, jangan-jangan alirannya Noordin M Top," katanya.
(amd/nrl)










































