"Berdasarkan informasi teman-teman yang pernah membantu bom Bali (eks teroris), mereka dan Dulmatin tidak akan keluar dari Mindanao," kata pengamat terorisme Mardigu WP pada detikcom, Rabu (10/3/10).
Namun ternyata Dulmatin justru tertembak di Pamulang, tak jauh dari Jakarta. "Kalau kembali ke Indonesia, berarti ada pergeseran strategi yang kita tidak tahu," analisisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mardigu mengapresiasi kinerja Densus 88 dalam meringkus para tersangka teroris. "Ini keberhasilan Interpol dunia. Mereka (Dulmatin cs) ditekan dari segala macam dan akhirnya turun gunung," katanya.
(amd/nrl)











































