Dulmatin Dekat dengan dr Fauzi, Tapi Umar Patek Lebih Sesuai Data

Menebak Identitas YI

Dulmatin Dekat dengan dr Fauzi, Tapi Umar Patek Lebih Sesuai Data

- detikNews
Rabu, 10 Mar 2010 10:16 WIB
 Dulmatin Dekat dengan dr Fauzi, Tapi Umar Patek Lebih Sesuai Data
Jakarta - Siapakah YI, tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan Densus 88 di warnet Multiplus? Apakah dia Dulmatin, ataukah Umar Patek?

Kedua nama itu memiliki argumen yang cukup kuat untuk dilekatkan pada identitas jenazah tersebut. Dulmatin memiliki hubungan dekat dengan dr Fauzi, yang rumahnya diduga menjadi safe house, sedangkan Umar Patekย  sesuai dengan data/fakta di lapangan saat penggerebekan terjadi.

"Dulmatin memiliki hubungan emosi yang dekat dengan dr Fauzi. Kalau seandainya Dulmatin datang ke Jakarta, tentunya guardian angel-nya adalah d
dr Fauzi," kata analis terorisme Mardigu WP saat dihubungi detikcom, Rabu (10/3/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, hubungan emosi mereka lebih kuat daripada dr Fauzi dengan Umar Patek.

Akan tetapi, jenazah tersebut juga memiliki peluang sebagai Umar Patek. "Dari sisi saya YI (Yahya Ibrahim) juga kuat," katanya.

Berdasarkan data dan fakta yang ada selama ini, jarang panglima yang berarti Dulmatin, datang sendirian ke Jakarta. Sementara pria yang kemarin didor Densus 88 tidak bersama rombongan anak buah.

"Harusnya formasinya ramai, tapi kalau Umar Patek, dia biasa datang sendirian. Selain itu, dia juga familiar dengan internet," tambahnya.

Meski demikian, Mardigu condong jenazah tersebut adalah Dulmatin. "Kalau saya pilih, saya pilih Dulmatin. Karena dia memiliki hubungan yang lebih dekat dengan dr Fauzi," ujarnya.

Rumah dr Fauzi terletak sekitar 1 km dari warnet Multiplus. Di rumah itu juga Densus menembak mati dua tersangka yang mencoba kabur yaitu R dan H. Diduga rumah dr Fauzi adalah 'safe house'.

Mabes Polri baru akan menguak indetitas resmi IY nanti siang. Polisi juga telah memiliki data sidik jari dan DNA keluarga Dulmatin yang diambil 2007.

(amd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads