"Itu Dulmatin kalau dilihat fotonya," ujarnya kepada detikcom di Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Meski demikian Farihin tidak berani berspekulasi lebih jauh. Ia mengatakan identitas sebenarnya baru bisa dibuktikan lewat tes DNA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga orang tewas dalam penggerebekan teroris yang dilakukan oleh pasukan Densus 88 di dua tempat berbeda di Pamulang. Jenazah yang diduga Dulmatin berada di warnet, sedangkan 2 lainnya tewas di Gang Asem. Polisi melansir tersangka yang tewas di warnet berdasar identitas yang dikantongi adalah YI. Foto yang beredar di media massa menunjukkan YI memegang pistol. (gah/nrl)










































