Wawan Purwanto: Sidik Jarinya Cocok dengan Dulmatin

Penggerebekan Teroris di Pamulang

Wawan Purwanto: Sidik Jarinya Cocok dengan Dulmatin

- detikNews
Rabu, 10 Mar 2010 05:11 WIB
Wawan Purwanto: Sidik Jarinya Cocok dengan Dulmatin
Jakarta - Meski belum ada keterangan resmi, namun dugaan orang yang tewas ditembak Densus 88 di Ruko Multiplus, Pamulang, Tangerang Selatan adalah Dulmatin terus menguat. Sidik jari orang yang tewas dengan sidik jari Dulmatin diduga sama.

"Kalau dari sidik jari iya (cocok) dengan Dulmatin, kita tinggal nunggu tes DNA dan keterangan resmi saja," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto kepada detikcom, Rabu (10/3/2010) dini hari.

Wawan menjelaskan, informasi yang ia dapatkan bahwa sidik jari pria yang tewas di Ruko Multiplus identik dengan sidik jari Dulmatin. Namun, Wawan enggan memastikan kebenaran informasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Wawan, terkait masuknya Dulmatin ke Indonesia ditengarai sejak lama. Dulmatin masuk dengan mudah melalui jalur-jalur yang biasa digunakan jaringan terorisme.

"Itu nggak sulit karena jalur-jalur itu sudah ada," jelasnya.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek warnet Multiplus di Pamulang dan rumah di Gang Asem, Jl Setiabudi milik dr Fauzi. 3 Orang tewas ditembak karena melawan dan hendak melarikan diri saat ditangkap.

Polisi menyatakan orang yang tewas dalam penggerebekan itu adalah YI alias M, BR dan H. Dulmatin mempunyai nama alias Muktamar (M). Tapi apakah YI merupakan Dulmatin, polisi masih menunggu hasil otopsi terhadap jenazah dalam 2 hari ini.
(ape/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads