Patrialis: Belum Ada Sinergi Lembaga Penegak Hukum

Indonesia Terkorup di Asia Pasifik

Patrialis: Belum Ada Sinergi Lembaga Penegak Hukum

- detikNews
Selasa, 09 Mar 2010 22:33 WIB
Patrialis: Belum Ada Sinergi Lembaga Penegak Hukum
Canberra - Political and Economic Risk Consultancy atau PERC mengeluarkan survei yang menyebut Indonesia merupakan negara terkorup di Asia Pasifik. Apa tanggapan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar?

“Selama ini upaya dilakukan sekuat tenaga untuk memperbaiki pemberantasan korupsi, namun kita tahu di tengah-tengah kerja keras polisi dan jaksa, namun di sisi lain vonis yang dijatuhkan tidak mendukung,” kata Patrialis.

Hal tersebut diungkapkan Patrialis ketika ditanya wartawan di sela-sela mengikuti kunjungan kerja Presiden ke Canberra, Australia, Selasa (9/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Patrialis, tingkat korupsi di Indonesia masih tinggi karena disebabkan belum adanya sinergi semua lembaga penegak hukum, terutama kekuasaan kehakiman dan jajarannya.

“Untuk mewujudkan kedaulatan hukum, harus diwujudkan terlebih dahulu integrated justice system. Dan itu hingga saat ini terus coba untuk dibangun dan dibenahi,” kata mantan anggota DPR dari FPAN ini menambahkan.

Sebelumnya, dalam riset yang dilakukan oleh lembaga yang berpusat di Hongkong tersebut, Indonesia menduduki peringkat 1 negara terkorup di Asia Pasifik.

Dalam skala 1 sampai 10, Indonesia mendapat nilai 9,07. Di bawah Indonesia, ada Kamboja, Vietnam dan Filipina sebagai negara terkorup.
(anw/ape)


Berita Terkait