"Itu hanya kesalahpahaman biasa yang disalahtafsirkan oleh Rieke," kata juru bicara RSUD Labuang Baji, dr Abdul Kadir, dalam perbincangan dengan detikcom melalui telepon, Selasa (9/3/2010).
Abdul Kadir menjelaskan, peristiwa itu berawal dari kunjungan kerja politisi PDIP yang juga pemeran Oneng dalam sinetron Bajaj Bajuri ini ke RSUD Labuan Baji. Dr Rasyidin secara tidak sengaja melihat Rieke sedang berjalan bersama banyak orang. Dia pun kemudian spontan memanggil Rieke dengan sebutan Oneng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai kejadian itu, dr Rasyidin kemudian keluar dari ruangan tempat pertemuan antara para anggota Komisi IX dengan pihak RSUD Labuang Baji. Tapi dia melihat Rieke sedang foto bersama dengan para pegawai dan sejumlah dokter. Dr Rasyidin pun berniat nimbrung untuk foto bersama. Dia datang dari arah belakang Rieke.
"Mungkin hal itu yang dianggap Rieke sebagai pelecehan, tapi tidak mungkin dia melakukan pelecehan seksual di tempat umum. Apalagi beliau termasuk dokter senior di bagian penyakit dalam. Tidak mungkin dia mau menghancurkan nama dan pengabdiannya yang sudah lewat dari separuh umurnya," tandas Kadir.
(mna/djo)










































