"Dari yang tewas hari ini dan pengungkapan di Aceh saya memperkirakan ini jaringan Dulmatin," kata Irwandi saat ditemui wartawan di lokasi penggerebekan, Jl Siliwangi, Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2010).
Menurut Irwandi, penggerebekan di Pamulang merupakan hasil pengembangan dari kasus di Aceh. Ia mengatakan bahwa Aceh sudah menjadi lokasi berlatih bagi para teroris.
"Tapi terbongkarnya mereka juga kerjasama GAM dan Polisi. Saya setahun lalu sudah mencium ini dan saya laporkan ke Polda Aceh," jelasnya.
Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek warnet Multiplus di Pamulang dan sebuah rumah di Gang Asem, Jl Setiabudi. 3 Orang tewas ditembak karena melawan dan hendak melarikan diri saat ditangkap.
Polisi menyatakan orang yang tewas dalam penggerebekan itu adalah YI alias M, BR dan H. Dulmatin mempunyai nama alias Muktamar (M). Tapi apakah YI merupakan Dulmatin, polisi masih menunggu hasil otopsi terhadap jenazah dalam 2 hari ini.
(ape/lh)











































