"Ditangkap hidup-hidup tentu lebih baik. Tapi kita kan tidak bisa salahkan
polisi," kata Patrialis seperti dilaporkan wartawan Detikcom, Anwar Khumaini di sela-sela kunjungan Presiden SBY di Canberra, Australia, Selasa (9/3/2010).
Mnurut Patrialis, Indonesia telah lama mendeklarasikan diri untuk memberantas terorisme. Aksi di Pamulang bukanlah kecolongan menjelang kunjungan Presiden AS Barack Obama.
"Justru itu. Dengan penangkapan itu, merupakan langkah antisipasi agar teroris tidak muncul lagi. Pemerintah memang tidak boleh berhenti dalam pemberantasan teroris," imbuhnya.
Patrialis juga belum bisa memastikan apakah salah satu dari teroris yang tewas adalah Dulmatin. "Saya nggak tahu. Kita kan sama-sama di sini (Australia)," pungkasnya.
(anw/fay)











































