Fahmi Tewas Setelah Kepalanya Dihantam Martil

Kanibal di Batam

Fahmi Tewas Setelah Kepalanya Dihantam Martil

- detikNews
Selasa, 09 Mar 2010 16:59 WIB
Pekanbaru - Harun tega memutilasi dan memakan jantung serta hati Fahmi,  temannya sendiri. Sebelumnya, Harun menghajar kepala Fahmi dengan martil hingga tewas.

"Saya bunuh Fahmi pada 17 Oktober 2009 lalu Pak,” kata Harun menjawab pertanyaan Kabag Psikologi Polda Kepri, AKBP Hary Prasyetia, Selasa (9/3/2010).

Harun mengaku jengkel dengan Fami yang kerap mengaku memiliki ilmu rawarontek. Orang yang memiliki ilmu tersebut konon sulit dibunuh. Sebab setiapkali mayatnya menyentuh tanah, dia akan hidup kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harun pun kemudian menyusun rencana untuk membunuh Fahmi. Pada malam kejadian, dia membangunkan Fahmi yang sedang tidur. Harun mengatakan ada sepasang kekasih yang berbuat asusila di semak-semak dekat tempat tinggal mereka di kawasan Legenda, Batam Center. Fahmi yang tidak curiga, mau saja diajak pergi Harun.

Sesampainya di semak-semak, Fahmi diminta mengendap-endap agar tidak ketahuan pasangan tersebut. Padahal, saat itu tidak ada orang selain Fahmi dan Harun di tempat itu. Saat Fahmi lengah, Harun kemudian mengayunkan martil yang dibawanya dari rumah ke kepala temannya itu.
 
"Dari belakang saya pukulkan martil ke kepalanya. Saya langsung lari ke rumah dan mencuci muka," kata Harun.

Tapi Harun kemudian penasaran. Dia khawatir Fahmi benar-benar bisa hidup kembali seperti pengakuannya selama ini. Harun pun kembali ke semak-semak tersebut.

"Tapi saaya lihat dia tetap tidak bergerak. Terus saja seret ke rumah dan saya masukan dalam peti.  Kemudian saya belah dadanya dan makan jantungnya biar dia tidak bisa hidup kembali," kata Harun enteng.

(cha/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads