Salah seorang warga, Suranto menceritakan, sebelum Densus 88 menggerebek rumah dokter Fauzi, ia melihat dua pria lari ke dalam rumah. Tidak beberapa lama kemudian, puluhan Densus 88 langsung menyerbu masuk ke dalam.
"Ada dua orang yang dibawa keluar rumah oleh Densus. Saat dibawa, mereka mengenakan celana dalam dengan kondisi wajah ditutup kain hitam dan tangan diborgol ke belakang," kata Suranto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fauzi sendiri sudah cukup lama menempati rumahnya. "Sudah puluhan tahun, tapi kalau ada orang lain tinggal di sana (di rumahnya), saya tidak kenal, mungkin pendatang," pungkasnya.
Sebelumnya, Mabes Polri mengumumkan BR dan SB adalah orang yang berhasil ditangkap. Sedangkan R dan H adalah orang yang terpaksa ditembak mati oleh polisi karena berusaha melawan. (mok/iy)











































