Harun menuturkan, Fahmi sering mengaku mempunyai ilmu kebal dan ilmu rawarontek. Dengan ilmu itu, Fahmi akan sulit dibunuh. Meski berulangkali dibunuh, Fahmi tetap akan hidup kembali.
Mentang-mentang punya ilmu itu, dia kadang dengan seenaknya memakan makanan saya di rumah tanpa pamit dulu," tutur Harun saat menjalani pemeriksaan psikologis di Mapolda Kepri, Selasa (9/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cuma mencoba kekuatan ilmu rawa ronteknya. Dia saya bunuh dan makan jantungnya dan rupanya dia tidak bisa hidup lagi,” kata Harun.
Harun menambahkan, dirinya saat ini juga sedang menuntut ilmu kebatinan. Namun dia tidak menjelaskan ilmu apa yang sedang ditekuninya.
"Saya nuntut ilmu tahun 2002 lalu, tapi guru saya sudah almarhum. Saya mau mencoba ilmu Fahmi yang katanya punya ilmu rawarontek. Tapi setelah saya bunuh, dia tidak bisa hidup lagi," ungkap Harun.
Harun dan Fahmi merupakan tetangga di kampung halamannya di Jawa Tengah. Di Batam, mereka ini tinggal satu rumah di rumah liar, kawasan Legenda Batam Centre.
(cha/djo)











































