Jenazah dimasukkan ke dalam ambulans sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (9/3/2010). Dari pantauan detikcom, tim Densus 88 dengan seragam lengkap memeriksa mayat dan motor yang dipakai, karena dikhawatirkan dua teroris membawa bahan peledak.
Dari keterangan saksi di lapangan, dua jenazah di Gang Asem adalah satu pria dan satu perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tolong minggir, dikhawatirkan masih ada bahan yang membahayakan," teriak salah seorang anggota Densus 88 kepada warga yang mendekati lokasi.
(gun/iy)










































