"Ini masih jaringan lama, termasuk mereka," kata pengamat terorisme Hermawan Sulistyo saat dihubungi detikcom, Selasa (9/3/2010).
Kiki, panggilan akrab Hermawan meyakini, 2 orang yang ditangkap itu masih 1 rombongan dan hanya transit di Pamulang. "Dia kan pindah-pindah mencari tempat-tempat yang dianggap aman bagi mereka," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasa untuk mengontrak," tutur Kiki.
Menurut Kiki, para teroris menjadikan Aceh sebagai tempat latihan karena peraturan di wilayah Jawa sudah diperketat. Namun kader-kadernya tetap menyebar seperti ke Bengkulu dan termasuk ke Jawa.
"Pada latihan di Aceh karena dianggap aman, kalau ada apa-apa, suasananya kondusif untuk latihan kelompok radikal seperti itu," ujar Kiki.
(amd/iy)











































