Pintu ruko Multiplus, sebuah layanan bisnis terpadu, ditutup rapat. Dua personel Densus 88 berjaga di depan ruko, Jl Siliwangi, Tangerang. Mereka berseragam lengkap dari helm, tutup wajah, rompi antipeluru dan senjata laras panjang.
"Tolong warga dan wartawan menjauh dari tempat kejadian perkara. Jangan melewati police line," kata polisi lewat pengeras suara, Selasa (9/3/2010).
Police line membungkus pintu ruko. Police line juga dipasang dari setiap samping ruko ke arah pagar, sehingga warga tidak bisa melintas.
Ruko-ruko lain yang satu kompleks dengan Multiplus tetap buka. Namun semua aktivitas terfokus pada penggerebekan. Pantauan detikcom, Multiplus bertetangga dengan salon, toko alat listrik dan rumah makan.
Ratusan orang terus menyemut dari luar police line. Arus lalu lintas di Jl Siliwangi pun menjadi macet.
(fay/iy)











































