"Kasus Munir tidak ada hubungannya dengan kasus Century. Pengungkapan kasus pembunuhan Munir sudah menjadi komitmen Presiden SBY sebelum muncul FPJP dan bailout Bank Century ada," jelas Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid saat dihubungi detikcom, Selasa (9/3/2010).
Kasus Munir ini memang pernah menyeret petinggi Gerindra yakni Muchdi PR ke persidangan. Meski kemudian divonis bebas, namun masih terbuka ada proses peninjauan kembali (PK).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usman juga menyampaikan ada yang belum selesei dengan kasus Munir dan kasus HAM lainnya, namun hendaknya tidak menjadi alat tawar terkait kasus Century yang deadlock.
"Karena itu sekali lagi semua pihak harus fokus pada proses hukum di KPK, sebab itu jalan terbaik. Semua partai harus memikul tanggung jawab, agar tak kehilangan kepercayaan masyarakat," jelasnya.
Tidak lupa Usman juga menyampaikan kritiknya atas langkah-langkah Pansus Century dalam mengambil sikap atas kasus tersebut.
"Kelemahan DPR hanya fokus soal bailout, menutup diri terhadap persoalan hukum lainnya yang melibatkan anggota DPR. Menetapkan tanggung jawab hukum seseorang lewat voting jelas keliru, mengulangi Pansus Trisakti & Semanggi," tutupnya.
(ndr/iy)











































