"Kami ingin mengklarifikasikan bahwa tidak benar seorang pengemudi taksi Express mencoba bunuh diri dengan menabrakkan mobil ke pembatas jalan. Pengemudi tersebut saat itu sedang menderita sakit muntaber sehingga terjadi kecelakaan," kata Rusjdi, Call Center Manager Taksi Express Group, kepada detikcom, Selasa (9/3/2010).
Rusjdi mengklarifikasi pemberitaan detikcom pada 24 Februari 2010 yang berjudul 'Sopir Taksi Coba Bunuh Diri, Penumpang Kabur'. Informasi berita tersebut mengutip petugas TMC Ditlantas Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat disayangkan, kami tidak berhasil mendapatkan informasi data pelanggan kami yang kebetulan menggunakan jasa taksi Express tersebut pada saat kejadian, sehingga kami tidak bisa mengklarifikasikan permasalahan ini secara langsung kepada pelanggan kami tersebut," jelasnya. (mad/nrl)











































