Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (9/3/2010). Sembilan hari setelah gempa mengguncang Chili, kegiatan sekolah mulai kembali aktif di hampir seluruh wilayah Chili, kecuali di wilayah yang terkena gempa paling parah.
Anak-anak di wilayah Maule dan Bio Bio belum bisa mulai kembali ke sekolah. Mereka baru bisa kembali bersekolah pada akhir Maret atau April karena terlalu banyak sekolah yang hancur akibat gempa 27 Februari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walikota Santiago Pablo Zalaquet mengatakan, secara keseluruhan, 7 ribu anak yang sekolahnya dianggap tidak lagi dapat digunakan karena rusak akibat gempa akan diserahkan ke sekolah lain selama beberapa minggu atau bisa jadi selama setahun.
Sementara itu, bagi beberapa siswa yang berada di wilayah ibukota harus rela menunggu beberapa hari untuk bisa kembali ke sekolah. Mereka terpaksa menunggu hingga sekolahnya selesai dibangun kembali.
(nvc/mad)











































