"Saya kira kecil peluangnya," ujar peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsudin Haris, ketika dihubungi detikcom, Senin (8/3/2010) malam.
Terkait keinginan Ketua Deparpu PDIP Taufiq Kiemas untuk membawa PDIP masuk dalam koalisi, Syamsudin berpendapat, hal tersebut tidak akan banyak berpengaruh. Sebab yang berhak menentukan adalah Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Megawati diprediksi akan terus membawa PDIP di jalur oposisi. Karena jika PDIP berkoalisi dengan PD, hanya elit politik partai yang akan diuntungkan. Sedangkan secara keseluruhan, koalisi tersebut akan menjadi citra negatif bagi partai berlambang banteng ini.
"Keuntungannya hanya akan dinikmati oleh politisi yang kemudian mendapatkan kursi di kabinet. Sedangkan kerugiannya, PDIP akan dipandang sebagai partai yang tidak konsisten," jelas Syamsudin.
Menurut Syamsudin, tidak ada jaminan koalisi PD dengan PDIP akan lebih baik. Bisa saja ujung-ujungnya PDIP juga akan berbalik arah seperti yang dilakukan PKS, Golkar, dan PPP.
"Tidak ada jaminan koalisi PD dengan PDIP lebih baik. Sama saja," tutupnya.
(nvc/mad)











































