Seperti dilansir AFP, Senin (8/3/2010), tim SAR setempat masih melakukan penyelamatan terhadap para korban yang masih tertimbun bangunan. Beberapa korban sulit dievakuasi karena saat kejadian masih tertidur lelap.
Di antara korban yang tewas adalah anak-anak. Jumlahnya ada 4 orang, sementara 9 anak lain dalam kondisi kritis.
"Saat semuanya mulai bergetar pelan-pelan. Lalu berlanjut keras. Saya sangat takut dam mulai menangis," kata Zeynap Yuksel, salah seorang remaja yang desanya mengalami kondisi paling parah akibat gempa.
Selain korban jiwa, gempa juga mengakibatkan sejumlah bangunan umum runtuh. Tercatat 3 masjid di wilayah itu rusak dan tidak dapat dipergunakan.
Gempa tersebut melanda Elazig pada pukul 04.32 waktu setempat. Saat guncangan terjadi, kepanikan dan ketakutan tampak terlihat dari warga yang berhamburan ke jalan. (mad/nvc)










































