"Hanya mengambil saja tidak ada pembicaraan," jelas pengacara Dudhie, Amir Karyatin saat dihubungi detikcom, Senin (8/3/2010).
Dudhie bertemu Arie pada Juni 2004, sore. Saat itu usai fit and profer test Miranda Goeltom di DPR. "Dapat telepon dari Pak Panda, untuk mengambil uang di Restoran Bebek Bali. Uang apa enggak tahu, dan siapa yang ditemui enggak tahu siapa namanya," jelas Amir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada pembicaraan, Dudhie kemudian bergegas kembali ke Senayan. "Di sana bertemu Pak Panda, dan diminta membagi uang ke teman-temannya," jelas Amir.
Hingga kemudian, Dudhie membagi-bagi uang itu setelah melapor ke Ketua Komisi IX saat itu Emir Moeis. "Masing-masing di amplop telah ada namanya," imbuhnya.
Amir juga menjelaskan, Dudhie sudah mengembalikan uang tersebut ke KPK, saat tahu kasus Miranda diusut. "Saat itu Dudhie itu bendahara fraksi, jadi yang mengolah duit dia. Makanya datang menemui Arie itu," tutupnya.
(ndr/asy)










































