"Kami DPD dan MPR tinggal menunggu bagaimana DPR maunya. Proses (pemakzulan) masih lama," kata Taufiq dalam jumpa pers bersama Ketua DPD Irman Gusman di ruang pimpinan DPD, Senayan, Jakarta, Senin (8/3/2010). Jumpa pers itu juga dihadiri pengamat ekonomi seperti Iman Sugema dan Umar Juoro.
Namun demikian, meski sebagai pimpinan lembaga negara dia harus stand by, sebagai pribadi Taufiq mengaku tidak setuju dengan adanya pemakzulan. Alasannya harga yang dikeluarkan dari upaya pemakzulan sangat berat dan mahal.
"Kalau secara hukum (pemakzulan), itu betul. Tapi secara pribadi, saya tidak setuju, karena costly, kemahalan harganya," tegasnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPD Irman Gusman. Menurutnya, DPD tidak bisa berbuat apa-apa jika DPR tidak membuat keputusan politik soal pemakzulan.Β
"Kita kawal saja hukum berjalan dengan baik. Karena sampai sekarang belum berjalan jauh lagi. DPR belum menyatakan hak menyatakan pendapat," pungkasnya.
(yid/nrl)











































