"Tahu nggak bagaimana Ibu (Mega). Tidak ada barter, Mega itu anak Soekarno," kata Wasekjen PDIP Agnita Singadikane di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/3/2010).
Namun Agnita tidak tahu pasti apakah ada upaya dari Istana untuk menawari PDIP tukar kasus tersebut. Namun jika iya, sudah pasti akan ditolak oleh Mega.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Agnita berpesan agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam memberantas kasus korupsi. Kalau hal itu terjadi, berarti indikasi penekanan itu ada.
"Dan Bu Mega tidak akan takut penekanan," ujar Agnita.
Lalu soal tawaran Taufiq Kiemas agar PD bergabung dengan PDIP? "Kita bisa bergabung dengan siapa saja dan tidak bergabung denga siapa saja. Tergantung AD/ART di kongres. Di kongres akan ada sikap politik secara keseluruhan," katanya.
19 Nama politisi PDIP, dalam sidang mantan anggota DPR dari PDIP Dudhie Makmun Murod, disebut menerima uang suap terkait pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom. (ken/iy)











































