Arie Malangjudo, Staf Istri Adang Daradjatun

Suap Pemilihan DGS BI

Arie Malangjudo, Staf Istri Adang Daradjatun

- detikNews
Senin, 08 Mar 2010 15:13 WIB
 Arie Malangjudo, Staf Istri Adang Daradjatun
Jakarta - Peran Ahmad Hakim Safari alias Arie Malangjudo terkuak. Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), dia yang membagikan uang ke politisi PDIP Dudhie Makmun Murod, total Rp 9,8 miliar. Arie membagikan uang atas perintah istri Adang Daradjatun, Nunun Nurbaeti.

Siapa sebenarnya Arie Malangjudo? Apa hubungan Arie dengan Nunun Nurbaeti? Meski masih misterius, tapi Arie memang dikenal sebagai orang dekat Nunun. "Dia dahulu staf Nunun," terang seorang penegak hukum yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di Jakarta, Senin (8/3/2010).

Sebagai seorang staf, saat itu, pada Juni 2004, Arie mendapatkan tugas memberikan uang dalam bentuk traveller's cheque di sebuah restoran di Senayan. "Dahulu dia menjadi staf perusahaan Nunun hingga pertengahan 2009. Sekarang dia sudah keluar," terang sumber itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan Arie dan Nunun ini pun secara tegas disebutkan jaksa. Dalam dakwaan diterangkan, Arie membagikan uang kepada Dudhie atas perintah Nunun. Sayangnya pihak Nunun tidak bisa dikonfirmasi.

Adang Daradjatun saat dihubungi telepon selulernya, hanya ajudannya bernama Ade yang menjawab. "Bapak sedang kunjungan kerja ke Batam, Riau. HP tidak dibawa. Nomor telepon ibu dan pengacaranya saya tidak tahu, saya tidak mengerti soal itu. Saya orang baru," jelas Ade.

Penelusuran detikcom menemukan sejumlah informasi. Nama Ahmad Hakim alias Arie Malangjudo pernah tercatat sebagai pimpinan dari sejumlah perusahaan. Antara lain, pada 2002 sebagai Direktur Utama PT WES, yang pernah bekerja sama dalam pembuatan pesawat tanpa awak dengan Dephan.

Kemudian dia juga tercatat pernah tercatat sebagai pimpinan PT EI, yang berlokasi di Pulogadung, dan pada 2009, dia menjabat sebagai Vice President PT SEM, yang bergerak di bidang agribisnis.

Pemberian traveller's cheque kepada Dudhie dan para anggota FPDIP ini terkait pemenangan terhadap Miranda Goeltom dalam pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia pada Juni 2004 lalu. (ndr/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads