"Hasil tes urin mereka negatif. Mereka tidak terpengaruh alkohol dan narkoba saat kecelakaan terjadi," jelas Kepala Seksi Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi saat dihubungi detikcom, Senin (7/3/2010).
"Dari hasil tes urine dan juga dari hasil bedah mayat, penyebabnya bukan karena human error," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau posisi di tikungan, kecepatan 80 km/jam saja bisa kepeleset, apalagi dengan kecepatan 120 km/jam," urainya. Lokasi kejadian memang merupakan tikungan tajam.
Herman tidak mau gegabah dalam menyimpulkan penyebab kecelakaan maut itu. Untuk itu, Herman akan memanggil sejumlah saksi ahli seperti ahli jalan, kendaraan, industri dan importir mobil RAV4 dalam waktu dekat.
(mei/nrl)










































